• Kegiatan Jambanisasi di wilayah Kodim 150/Namlea


Distan Maluku Tinjau Cetak Sawah Kabupaten Buru

Posted by: | Posted on: October 11, 2017

Program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah melalui cetak sawah dilaksanakan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional. Perluasan lahan untuk pertanian khususnya sawah di Provinsi Maluku saat ini diprioritaskan di Kabupaten Buru, Kabupaten Malteng dan Kabupaten SBT. Dalam rangka percepatan dan pengawalan cetak sawah tim Dinas Pertanian (Distan) Maluku meninjau cetak sawah di Kabupaten Buru, Rabu(11/10). Tim Distan bersama 2 orang personel Korem 151/Binaiya, Mayor Arm Wawan Setiawan dan Serda Dika tergabung dalam Tim Percepatan dan Pengawalan Perluasan Sawah Baru meninjau hasil pekerjaan cetak sawah yang telah dicapai sampai saat ini. Peninjauan dilakukan di sasaran cetak sawah yang ada di Waepo dan Waelata. Pelaksanaan Peninjauan juga dilakukan dalam rangka mensinergikan antara TNI dengan Distan Kabupaten Buru agar pelaksanaan perluasan sawah berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dari Kementerian Pertanian RI juga untuk mengeliminir kendala di lapangan terkait pokok-pokok pekerjaan yang berkaitan dengan cetak sawah seperti pembuatan saluran irigasi, pembuatan jalan usaha tani, CPCL dan SAPRODI sehingga semua hasil pekerjaan secara fisik dapat dicapai dengan maksimal dan prosedur administrasi pekerjaan cetak sawah dapat dikerjakan sesuai dengan rencana yang telah dibuat.


Ucapan Selamat HUT TNI dari Polres Kepada Kodim Namlea

Posted by: | Posted on: October 5, 2017

Selesai melaksanakan Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia ke-72, anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 1506/Namlea mendapat kunjungan dari Polisi, Kamis (5/10). Kunjungan yang dilakukan oleh anggota Kompi 3, Batalyon A Pelopor ke Markas Kodim 1506/Namlea disambut hangat oleh seluruh anggota Kodim dalam rangka bersilaturahmi sekaligus mengucapkan selamat hari jadi TNI yang ke-72. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kompi 3, Batalyon A Pelopor. Selain kunjungan dari Kompi 3 pelopor, anggota Polisi Resort (Polres) Burupun berkunjung dan mengucapkan selamat HUT TNI, kunjungan yang dilakukan Polres Buru tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian (kabag) Sumda. Sebagai bentuk soliditas antara Polri dan TNI, khususnya TNI AD di daerah demi menjaga keamanan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, tindakan dari personel Polri mendapat apresiasi dari seluruh anggota Kodim Namlea seperti yang dituturkan oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim, Lettu Inf Thamrin “kami merasa terhormat atas kunjungan dari rekan-rekan Kompi Pelopor Namlea dan Polres Buru atas atensi yang diberikan sehingga sudi berkunjung dan mengucapkan selamat kepada kami, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya atas kunjungan tersebut, semoga hal yang positif tersebut dapat terjaga dan terpelihara sehingga terjalin kerjasama dalam mengatasi kesulitan dan menjaga keamanan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” tuturnya.


Pembuatan Jamban Di Wilayah Kodim 1506/Namlea

Posted by: | Posted on: August 21, 2017

Dalam rangka menunjang program kerja Kodim 1506/Namlea, anggota Bintara pembina Desa ( BABINSA ) Koramil 1506-05/Wamsisi melaksanakan pembuatan Jamban di rumah bpk Rewas Latuwael di Dusun Kabuti Desa Wamsisi Kec. Waesama Kab. Buru Selatan, Adapun tujuan pembuatan jamban ini ialah sebagai bentuk kepedulian TNI-AD untuk membantu masyarakat kurang mampu yang belum mempunyai jamban serta secara langsung mensosialisasikan bahwa menjaga kesehatan diri serta lingkungan agar tetap sehat dan bersih sangatlah penting.
Menurut bpk Rewas Latuwael yang mendapat bantuan pembuatan jamban ini,merasa senang dan merasa sangat terbantu,serta berterimakasih dengan adanya bantuan dari pihak TNI-AD khususnya Kodim 1506/Namlea.


Cetak Sawah Pulau Buru Terus Dikebut

Posted by: | Posted on: August 4, 2017

Penyiapan lahan sawah bagi masyarakat petani di Pulau Buru terus dikebut oleh satuan kewilayahan Kodim 1506/Namlea, Jumat(04/08). Kegiatan pembuatan lahan sawah dilakukan meliputi pekerjaan pembersihan lahan dengan menumbangkan pohin dan semak belukar untuk kemudian diratakan menggunakan peralatan berat membentuk lahan sawah. Beberapa kendala dalam kegiatan cetak sawah sering ditemui oleh personil Kodim yang membantu penyiapan lahan seperti kendala cuaca yang kurang menguntungkan serta kondisi tanah yang tidak baik untuk digunakan sebagai lahan sawah. Namun pekerjaan kegiatan cetak sawah harus dilanjutkan walaupun kendala ditemui dilapangan demi kesejahteraan masyarakat yang ada di pulau Buru. Cetak sawah ini akan memberi keuntungan bagi wilayah Pulau Buru agar mampu menghasilkan komoditi pangan berupa beras secara mandiri disamping untuk memenuhi kesejahteraan masyarakat petani. Upaya yang dilakukan selama ini juga melibatkan peran serta masyarakat membantu percepatan cetak sawah sehingga siap digunakan untuk produksi pangan. Dengan adanya lahan sawah baru diharapkan ketahanan pangan di wilayah Maluku dapat tercapai dan menjadikan wilayah sebagai lumbing padi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Provinsi Maluku.


Kodim 1506/Namlea Bina Organisasi Pramuka Saka Wira Kartika

Posted by: | Posted on: July 25, 2017

Pramuka adalah nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di sekolah-sekolah baik dari tingkat SD, SMP dan SMA. Kata “Pramuka” merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Rakyat Muda yang Suka Berkarya. Kodim 1506/Namlea yang memiliki binaan organisasi pramuka yakni Saka Wira Kartika, Senin (24/07) bertempat di SMA Negeri Waplau Kec. Fena Lisela Kab. Buru melaksanakan kegiatan pembinaan pramuka Saka Wira Kartika kodim 1506/Namlea tahun 2017 dengan materi wawasan kebangsaan dan pengenalan dasar kemiliteran. Adapun materi yang dibawakan antara lain tentang pengetahuan Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika. Materi permainan kerjasama tongkat estafet, bola keseimbangan, permadani, holahop, water estafet, dan PBB. Selain itu materi ketrampilan tentang dasar kemiliteran antara lain pengenalan kompas, baca peta, rayapan tali satu, mountenering. Pembinaan pramuka ini menjadi ajang yang menarik bagi para peserta terutama materi-materi yang diberikan memberi pengetahuan bagi peserta seperti membaca peta dan penggunaan kompas yang dapat diaplikasikan pada kegiatan pencinta alam. Disamping itu pengetahuan wawasan kebangsaan dapat membekali para peserta kegiatan rasa cinta tanah air dan nasionalisme serta menerapkan kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari. Kegiatan pembinaan pramuka ini dilaksanakan dengan tujuan agar pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga yang dilaksanakan dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis sehingga sasaran akhirnya dapat membentuk watak, akhlak dan budi pekerti luhur yang baik.


Hujan Bukan Halangan Bagi Satgas TMMD Kodim 1506/Namlea

Posted by: | Posted on: July 21, 2017

Hujan bukan menjadikan suatu halangan bagi anggota TNI, Polri dan Masyarakat Desa Batujungku, Kecamatan Batubual, Kabupaten Buru dalam merampungkan pembangunan Masjid Al-Makmur pada program kegiatan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 di Wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1506/Namlea, Kamis (20/7). Dibawah guyuran hujan sejumlah anggota TNI, Polri dan Masyarakat setempat tengah mengangkut material batu untuk pengecoran halaman Masjid agar segera merampungkan pengerjaan perluasan Masjid Al-Makmur di Desa Batujungku. Hujan yang turun sepanjang hari dari malam, bahkan pada hari sebelumnya tidak menyurutkan tekat mereka dalam bekerja. Lebih lanjut menurut Bendahara Desa Batujungku Kasim Lebrehi, hujan memang menjadi kendala dalam pengerjaan tapi sampai saat ini sudah nampak hasil yang didapat, “Saya berterimakasih kepada seluruh Satgas TMMD ke-99 ini, karena sudah membantu masyarakat di Desa kami untuk sama-sama kerja membangun Masjid, “jelasnya. Sementara itu menurut Serma Safri Busou selaku Komandan Satuan Setingkat Peleton (Dan SST) Desa Batujungku pengerjaan sudah mencapai 63% “Walaupun hujan tapi bukan menjadi suatu kendala karena material tidak jauh dari lokasi, kalaupun hujan besar kita menggunakan terpal”, ujarnya. Jumlah personel yang bekerja di Masjid Al-Makmur sendiri berjumlah 32 orang yang terdiri dari Kodim 9 orang, Batalyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi 13 orang, Polres 5 orang, Brigade Mobil (Brimob) 8 orang dan masyarakat 120 orang. Untuk masyarakat dibagi per RT setiap harinya, jika pengerjaan berat empat RT sekalian kita kerahkan kalau tidak terlalu berat maka per RT saja”, tambahnya. Pengerjaan yang dilakukan Satgas TMMD dan masyarakat terdiri dari pengecoran tempat wudhu, pelebaran teras masjid seluas 21 x 4 meter dengan pemasangan tegel dan atap seng. Diharapkan pengerjaan tersebut akan rampung pada awal Agustus 2017 sebelum penutupan TMMD.


Satgas TMMD Gelar Pengobatan Massal Bagi Masyarakat Desa

Posted by: | Posted on: July 21, 2017

Pelaksanaan TMMD ke-99 di Kabupaten Buru juga memprioritaskan masalah kesehatan masyarakat sebagai sasaran non fisik yang diadakan untuk membantu kesulitan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Pengobatan massal oleh tim kesehatan Kodam XVI/PTM bekerja sama dengan tim dinas kesehatan Kabupaten Buru di bawah pimpinan Mayor Ckm Samuri dalam rangka TMMD ke- 99 Kodim 1506/Namlea, Selasa(18/07). Pengobatan diberikan kepada masyarakat dari 3 desa yaitu Desa Pela, Desa Batujungku dan Desa Waemorat kecamatan Batabual dengan jumlah masyarakat 235 orang. Dengan pengobatan dan pelayanan kesehatan yang diberikan terdiri dari 57 khitan( sunat) dan 178 pengobatan umum.


Satgas TMMD ke-99 Gelar Sosialisasi Antisipasi Bahaya Bencana Alam

Posted by: | Posted on: July 21, 2017

Kegiatan sasaran non fisik pada TMMD ke – 99 digelar di setiap desa yang menjadi lokasi pelaksanaan TMMD. Penyuluhan ataupun sosialisasi digelar untuk membangun kesadaran masyarakat baik dibidang hukum, sosial, kesehatan dan membentuk semangat kejuangan melalui wawasan kebangsaan. Penyuluhan Tentang bencana alam banjir bandang dan tsunami diberikan kepada masyarakat di Desa yg memberikan penyuluhan di Desa Batujungku, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru Kamis(14/07). Kegiatan sosialisasi diberikan agar masyarakat mengerti berbagai macam dan penyebab bencana alam. Dalam penyampaian materi yang diberikan oleh Ibu Ulfah Olong dari dinas BPBD Kab.Buru menekankan akan pentingnya kesadaran masyarakat menjaga lingkungan dengan baik dan bagaimana mengantisipasi bila terjadi bencana alam sehingga menghindari adanya korban jiwa.


TMMD ke-99 di Pulau Buru Bangun Taman Pengajian Qur’an

Posted by: | Posted on: July 21, 2017

Semangat gotong royong ditunjukkan satgas TMMD ke -99 di Kabupaten Buru. Bersama Masyarakat Desa Pela, personel TNI dan Polri yang tergabung dalam Satgas bekerja bersama membangun Taman Pengajian Qur’an (TPQ), Sabtu(08/07). Pembangunan TPQ ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat desa dalam peningkatan mental rohani sehingga kehidupan spritual masyarakat desa terpelihara dengan baik dengan tersedianya fasilitas TPQ ini nantinya. Dandim 1506/Namlea, Letkol Kav Sindhu Hanggara saat ditemui dilokasi menyampaikan bahwa pembangunan TPQ ini menjadi sasaran fisik yang utama dalam membantu masyarakat dalam peningkatan mental spritual.” TPQ dikerjakan secara gotong-royong sehingga bila sudah selesai TPQ ini dapat digunakan oleh masyarakat desa sebagai tempat untuk mengaji dan mendalami Alquran dengan baik,” Ujar Dandim. Tahap pengerjaan TPQ saat ini dimulai dari pengerjaan pondasi dan pekerjaan timbunan. Lokasi Desa Pela ditempuh melalui perjalanan laut dari Namlea. Lokasi yang cukup jauh dan ditempuh dengan laut tidak menyurutkan personel TNI yang tergabung dalam satgas untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat Desa Pela.


Kodim Namlea Kerjakan TMMD dan Cetak Sawah Demi Kesejahteraan Rakyat.

Posted by: | Posted on: July 21, 2017

Kodim 1506/Namlea saat ini mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan 2 (dua) kegiatan Bhakti TNI sekaligus untuk wilayah Kodim yaitu TMMD ke-99 dan Cetak Sawah. Kegiatan Bhakti TNI dikerjakan untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat di Pulau Buru. Untuk kegiatan TMMD dilaksanakan di Desa Pela yang lokasinya ditempuh melalui jalur laut. Sasaran yang dikerjakan meliputi sasaran fisik dan non fisik yang melibatkan personil TNI dibantu Polri serta masyarakat desa ikut membantu penyelesaian pekerjaan khususnya pekerjaan fisik seperti pembangunan Taman Pengajian Qur’an (TPQ), Peeluasan Masjid dan Pembuatan Saluran Drainase sepanjang 50 meter. Sementara itu kegiatan cetak sawah dikerjakan di 3 (tiga) kecamatan yaitu Kecamatan Waeapo, Kecamatan Lolong Guba dan Kecamatan Waelata. Lahan yang dicetak seluas 1600 Ha yang dikerjakan sejak bulan februari dan saat ini masih pada tahap pengerjaan beberapa lahan dengan menggunakan alat berat serta melibatkan personel Korem 151/Binaiya. Cetak sawah ini nantinya akan digunakan oleh petani dalam produksi padi sehingga diharapkan produksi padi yang ada di pulau Buru meningkat dan dapat mendukung ketahanan pangan. Dua kegiatan Bhakti TNI di wilayah Kodim Namlea ini mendapatkan atensi besar dari Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Doni Monardo saat mengunjungi dua pekerjaan tersebut baik TMMD dan Cetak Sawah untuk mengetahui sejauhmana perkembangan yang telah dicapai dan kendala apa saja yang ditemukan dilapangan untuk mendapatkan solusi yang tepat sehingga kegiatan dapat selesai dengan lancar dan sukses untuk kesejahteraan masyarakat.