• Kegiatan Jambanisasi di wilayah Kodim 150/Namlea


November, 2017

now browsing by month

 
Posted by: | Posted on: November 28, 2017

Kodim Namlea Ikut Andil Dalam Gerakan Peduli Mitigasi Bencana

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Komando Distrik Militer (Kodim) 1506/Namlea, Lettu Inf Thamrin Batuatas menghadiri kegiatan Gerakan Peduli Mitigasi Bencana dalam rangka perlindungan dan optimalisasi fungsi situ, danau, embung, waduk dan sumber air permukaan yang bertempat di Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru Maluku, Selasa (28/11/2017).
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Buru, Amustofa Besan, S.H. Dalam sambutan tertulis Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPRRI) yang dibacakan oleh Wakil Bupati Buru, bahwa pertumbuhan penduduk yang cepat di Indonesia terutama di wilayah perkotaan tentu akan berdampak terhadap peningkatan volume sampah dan apabila tidak ditangani dengan baik dari rumah masyarakat pasti berimbas pada lingkungan dan kesehatan manusia.
saat ini penyebab utama terjadinya bencana di Indonesia adalah disebabkan penyempitan badan sungai, masalah alih fungsi lahan, sendimentasi, pendangkalan dan hilangnya mata air serta penanganan sampah yang belum bisa dikelola dengan baik.
Selain itu prilaku yang menganggap sampah bukan masalah dan seakan-akan tidak ada ini akan mengakibatkan sampah-sampah tersebut menumpuk di waduk, saluran air dan danau akan menyebabkan kerugian materil dan inmateril bagi masyarakat.
Perlindungan dan Optimalisasi fungsi Situ, Danau, Waduk, Embung dan Sumber Air Permukaan lainnya sangat penting, sehingga diharapkan fungsi air yang melimpah tidak menjadi bencana bagi masyarakat. kegiatan penanganan sampah dan penghijauan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bakti PU ke-72 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Selesai acara tersebut dilanjutkan dengan penanaman pohon. menanam pohon adalah merupakan upaya untuk menyelamatkan bumi, menjaga keragaman hayati, menghemat dan menumbuhkan mata air yang baru serta memberikan oksigen bagi kehidupan. Dalam kesempatan tersebut Pasiter Kodim mengatakan “kegiatan tersebut sangat pas dan bertepatan dengan program Kodim 1506/Namlea karena juga bersamaan dengan program Kodim 1506/Namlea yang sedang menjalankan reboisasi, jadi ini sangat baik sekali, kami sangat mendukung,” ujar Pasiter.

Posted by: | Posted on: November 28, 2017

Pembinaan Teritorial Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Namlea. Pimpinan tertinggi Angkatan Darat telah memberikan perintah kepada Satuan jajarannya untuk selalu menjaga Kemanunggalan TNI-Rakyat demi terciptanya stabilitas keamanan untuk selalu kondusif, Hal tersebut ditunjukkan oleh Kodim 1506/Namlea dalam melaksanakan program pembinaan teritorial yang menjadi kegiatan rutin dan terus dilaksanakan, seperti yang dilaksanakan jajaran Kodim Namlea, Koramil Air Buaya, Selasa (28/11).
Adapun kegiatan Binter yang dilaksanakan antara lain Babinsa Koramil 1506-03/Air Buaya, Serka Syafei bersama staf dinas uptd pertanian Air Buaya mempelopori dalam pendistribusian bibit jagung kepada kelompok petani Desa Batlale, dan Serka Imran R bersama masyarakat Desa Bara melaksanakan karya bakti pembersihan pantai Desa Bara dalam waktu yang sama Serda Polpoke juga melaksanakan pendampingan petani kopra Desa Biloro kemudian Serda Salam Umacina melaksanakan Komunikasi Sosial dengan Staf Desa Balpetu demi membahas kemajuan Desa Balpetu.

Posted by: | Posted on: November 27, 2017

Kodim Namlea Pelopori Reboisasi Gunung Botak

Kepedulian Komando Distrik Militer (Kodim) 1506/Namlea terhadap kelestarian lingkungan hidup tercermin dengan mempelopori program Reboisasi sebanyak 1500 pohon di Area Peti, Gunung Botak Namlea, Senin (27/11).
Reboisasi yang dilaksanakan anggota Kodim 1506/Namlea merupakan bentuk kepedulian demi terpeliharanya lingkungan hidup di sekitar Gunung Botak. Perwira Seksi Teritorial, Lettu Inf Thamrin beserta anggota Kodim lainnya memberikan pohon Jati, Damar dan Trembesi kepada warga Desa Dafa dan Kampung Wamsait. “Jumlah pohon yang telah kita salurkan sampai hari ini berjumlah 600 pohon, terdiri dari 200 batang pohon jati, 200 batang pohon dammar dan 200 batang pohon trembesi. Rencananya kita akan menyalurkan 1500 pohon tersebut,” ungkap Pasiter sebagai Kordinator lapangan.
Penanaman yang telah berjalan sejak beberapa hari lalu dan dibantu oleh masyarakat setempat sampai saat ini masih dilaksanakan. “Kami berharap dengan ditanamnya pohon ini, lingkungan alam Gunung Botak dapat lebih baik lagi dari kondisi sebelumnya,” ujar Pasiter. Masyarakat sekitarpun sangat senang dengan adanya reboisasi tersebut. Menurut mereka kondisi Gunung Botak sudah sangat memprihatinkan sejak adanya aktifitas pertambangan. Sebanyak 50 orang warga sekitar membantu penanaman pohon tersebut dengan sukarela. “ini kan juga demi kelangsungan hidup anak cucu mereka, makanya mereka sangat bersemangat ketika kita beri informasi akan diadakan reboisasi di tempat ini,’’ ungkap Serma Waimese, salah satu anggota Kodim Namlea.