• Kegiatan Jambanisasi di wilayah Kodim 150/Namlea


Babinsa Koramil 1506-03/Air Buaya Mendampingi Petani Jagung

Posted by: | Posted on: February 9, 2018

Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1506-03/Air Buaya, Serda Ali Tueka melaksanakan pendampingan kepada petani jagung sebelum masa tanam di Desa Awilinan, Kecamatan Air Buaya, Pulau Buru, Jumat (09/2).
Menurut Sertu Ali kegiatan pendampingan yang dilaksanakannya sangatlah penting, selain memberikan motivasi kepada para petani juga dirinya memberikan arahan bagaimana mengolah lahan yang akan ditanam sesuai dengan pengetahuannya yang didapat pada saat mendapatkan pelatihan dari Dinas pertanian. “Penyiapan lahan adalah awal dari keberhasilan panen nantinya, dengan pengolahan lahan yang benar diharapkan nantinya tanaman tersebut akan tumbuh subur dan juga tentunya harus dibarengi dengan pemupukan yang tepat,” Ungkap Babinsa Sertu Ali. Harapannya dengan program dari pemerintah mengenai swasembada pangan bidang pertanian jagung dapat tercapai sehingga dapat memperbaiki taraf hidup pertanian di desa Binaannya.


Babinsa Koramil 1506-05/Wamsisi Kerja Cepat Mensosialisasikan Penyakit Katarak

Posted by: | Posted on: February 8, 2018

Banyaknya tempat yang harus dikunjungi oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1506-05/Wamsisi dalam mendata calon pasien penyakit Katarak, para Babinsa dituntut untuk bekerja cepat dengan rentang waktu yang telah ditentukan sebelum pengecekan lanjutan oleh tim Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi). Salah satunya adalah yang dilakukan oleh Sertu Sait Umamiti di Desa Hote, Kecamatan Namlea, Kabupaten Pulau Buru, Kamis (08/2). Dalam mendata calon pasien penyakit Katarak pada masyarakat di Desa Binaannya, Sertu Sait Umamiti berpegang pada pengetahuan yang telah diterimanya pada saat ada Sosialisasi dari Walubi beberapa hari yang lalu. “Sesuai dengan pengarahan yang diberikan kepada kami tentang ciri-ciri orang yang punya katarak saya mempedomaninya agar tidak terjadi kesalahan, walaupun nantinya akan diadakan pengecekan lanjutan dari Tim Walubi dan Dokter,” Ungkap Sertu Sait. Berbagai macam persoalan yang harus diselesaikan oleh seorang Babinsa mengharuskan mereka memiliki jiwa yang kuat dan wawasan yang tinggi sehingga setiap permasalahan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik serta menguntungkan banyak pihak, seperti yang dilakukan oleh Serda Jimi Adam yang mendapat aduan dari masyarakat tentang perkelahian antar keluarga di Desa Wasalai dan dapat diselesaikan secara adat tanpa menyimpan dendam. Selain itu Babinsapun harus peduli tentang kegiatan-kegiatan yang terjadi di Desa binaan mereka seperti kerja bakti yang ditunjukan oleh Babinsa Desa Lumoi, Kopda Yosua Bahta yg ikut membantu membersihkan kampung dan pantai, Kopda Yusran bersama masyarakat yang melaksanakan kerja Bhakti pembangunan pagar masjid sepanjang 200 Meter di Desa Waemasing.


Kiprah Babinsa Koramil 1506-03/Airbuaya

Posted by: | Posted on: February 8, 2018

Selain melaksanakan tugas pokok menjaga stabilitas kemanan di wilayah binaannya, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Jajaran Komando Rayon Militer (Koramil) 1506-03/Airbuaya melaksanakan beberapa kegiatan sosial yang mana tujuan utamanya adalah membantu kesulitan masyarakat, Kamis (08/02) Menindaklanjuti dari pelaksanaan Sosialisasi tentang penyakit katarak yang diterima dari himpunan umat Budha (Walubi) kepada seluruh Babinsa,Babinsa Koramil 1506-03/Airbuaya, Sertu Sudarmin Anis melaksanakan kegiatan sosialisasi penyakit Katarak kepada masyarakat Desa Selewadu demi menyampaikan apa yang dia terima sewaktu mengikuti Sosialisasi Katarak di Kodim 1506/Namlea.
Dalama waktu yang sama Babinsa Koramil 1506-03/Airbuaya Sertu Djafar Rumagia melaksanakan pendataan Demografi Desa Balbalu di rumah Kades Balbalu, Babinsa Koramil 1506-03/Airbuaya, Serda Agus salim dan Koptu Bahtir melaksanakan pendampingan penanaman jagung bersama petani desa Awilinan serta Babinsa Ramil 1506-03/Airbuaya Sertu Nasarudin Harun melaksanakan pendataan demografi di kantor Desa bersama aparat Desa Wamkana. Lebih lanjut kegiatan yang dilaksanakan Babinsa jajaran Koramil 1506-03/Airbuaya
Kopda Kamarudin Waly melaksanakan Komsos dengan kelompok Nelayan Desa Nalbesy serta ‎Danramil 1506-03/Airbuaya bersama Babinsa melaksanakan sosialisasi penerimaan prajurit TNI -AD di SMA Tarbiyah Airbuaya dan Babinsa Ramil 1506-03/Airbuaya Serka Imran melaksanakan pendampingan kepada petani jagung Desa Bara.


Kodim 1506/Namlea Mendapatkan Sosialisasi Penyakit Katarak.

Posted by: | Posted on: February 5, 2018

Para Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) dan Babinsa jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1506/Namlea menerima Sosialisasi dan pembekalan pengetahuan tentang Katarak dari A New Vision Walubi dalam rangka rencana Bakti sosial (Baksos) Operasi Katarak di Wilayah Buru dan Buru Selatan, bertempat di Markas Kodim 1506/Namlea, Senin (05/2).
Rencana Baksos Operasi Katarak yang diselenggarkan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2018 di Rumah Sakit Tentara (RST) Latumeten, Kota Ambon. Sebelum pasien didatangkan ke Kota Ambon terlebih dahulu akan diadakan pendataan oleh Babinsa. Keterlibatan Babinsa ini adalah menyangkut penjangkauan wilayah pedesaan guna mendapatkan pasien yang terindikasi Katarak.
Agar Babinsa paham tentang tanda-tanda seorang yang menyandang penyakit tersebut maka Ibu Elwi Jono dan Bapak Leo dari A New Vision Walubi Medan, Sumatra Utara (Sumut) memberikan penjelasan tersebut. Setelah masyarakat yang terindikasi penyakit Katarak maka pada tanggal 7 Maret 2018 akan diadakan screening pasien, kemudian setelah dipastikan oleh Dokter bahwa pasien tersebut layak dioperasi, maka pasien akan dibawa ke Kota Ambon dengan didampingi oleh Babinsa.


Anggota Koramil 1506-03/Leksula Membantu Bongkar Tiang Masjid

Posted by: | Posted on: February 1, 2018

Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 1506-02/Leksula, Lettu Inf Abas Sion beserta 5 orang Bintara Pembina Desa (Babinsa) menghadiri dan membantu pembongkaran tiang Alif Masjid di Desa Oki Lama, Kecamatan Namlea, Pulau Buru, Kamis (01/1). Pembongkaran Mesjid Desa Oki yang dalam proses renovasi mendapatkan perhatian dari Danramil Leksula dan lima orang Babinsanya untuk turun serta membantu peruses Pembongkaran, proses pembongkaran tersebut diawali dengan membacakan doa yang bertujuan memita kepada yang Maha Kuasa agar proses tersebut dapat berjalan dengan aman dan lancer, karena tiang Alif merupakan tiang utama yang berada tepat ditengah bangunan masjid sebagai penopang bangunan tersebut. Selain Danramil dan Babinsa turut dalam proses pembongkaran tersebut anggota Bhabinkabtibmas dari Polsek Oki. Selain kegaitan membantu pembongkaran tiang Alif di Masjid Desa Oki, Babinsa lainnya juga yaitu Serda Raederson P tengah membantu masyarakat dalam pembuatan rompong di Desa Waenalut, begitu pula dengan Kopda Ode Malik yang melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat Desa Waekeen kecamatan Fena Fafan.


Danramil Air Buaya Sosialisasikan Penerimaan Anggota TNI AD.

Posted by: | Posted on: February 1, 2018

Banyaknya permintaan dari masyarakat di pedesaan daerah Komando Distrik Militer (Kodim) 1506/Namlea tentang proses penerimaan menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), Komando Rayon Militer (Koramil) 1506-03/Air Buaya, memberikan sosialisasi kepada Siswa-Siswi kelas 3 di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Air Buaya, Kecamatan Namlea, Kabupaten Pulau Buru, Kamis (01/1). Komandan Koramil (Danramil) 1506-03 Air Buaya, Kapten Inf Rusdi beserta dua orang anggotanya mendatangi SMAN Air Buaya untuk mensosialisasikan proses penerimaan menjadi anggota TNI, hal tersebut dilakukannya karena banyaknya laporan dari para Babinsanya yang menyatakan bahwa di Desa-desa binaan mereka banyak para orang tua maupun anak-anak sekolah yang menanyakan cara menjadi seorang TNI. Minimnya informasi yang didapat oleh masyarakat khususnya di daerah pedalaman membuat para pemuda-Pemudi yang bercita-cita ingin menjadi seorang Tentara menjadikan mimpi mereka terhapus begitu saja. Dihadapan Siswa dan Siswi SMAN Air Buaya, Danramil menjelaskan secara panjang lebar baik secara teori maupun praktek yang diperagakan oleh Babinsanya. Keterangan yang diberikan oleh Danramil meliputi proses awal pendaftaran, proses seleksi, persyaratan yang harus dipenuhi pendaftar sampai dengan trik melakukan gerakan-gerakan fisik yang akan dihadapi pada saat proses seksi. Murid-murid yang hadir sangat antusian menerima penjelasan dari Danramil tersebut, sampai-sampai minta agar salah satu peraga memperaktekan gerakan yang benar pada saat kegiatan Sit Up. “kami harapkan dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang proses penerimaan menjadi anggota TNI, terutama menjadi anggota TNI AD. Murid-murid tadi sangat antusias sekali, tidak hanya anak laki-laki saja yang ingin menjadi para Siswipun banyak yang bercita-cita menjadi seorang Tentara Wanita, walaupun diantaranya ada juga yang ingin menjadi Polwan, prosesnya kan tidak jauh beda ya antara TNI dan Polisi, saya kira hampir sama lah,” Ungkap Danramil.
Pada waktu yang bersamaan beberapa anggota Babinsa dari Koramil Air Buaya juga melaksanakan kegiatan di desa binaannya seperti Serka Safeii yang turut serta menghadiri acara Khatam Al-Quran Taman Pengajian Quran (TPQ) Fastabiqul Khoiroat di Dusun Kramat Desa Batlale, Sertu Jafar Rumagia melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat desa Balbalu dan Koptu Dadang yang juga melaksanakan Komsos dengan masyarakat Desa Airbesar.


Panen Perdana Cetak Sawah di Wilayah Kodim 1506/Namlea

Posted by: | Posted on: January 26, 2018

Sejumlah pejabat daerah Kabupaten Pulau Buru, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1506/Namlea, Letkol Arh Sindhu Hanggara dan para tokoh masyarakat melaksanakan panen padi perdana dari hasil program cetak sawah Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di Desa Savana Jaya, Namlea, Pulau Buru, Kamis (25/1). Program cetak sawah merupakan salah satu program Nawa Cita yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Jokowi untuk melakukan jaringan pembangunan infrastruktur lahan pertanian seperti jalan penghubung, saluran primer dan sekunder, pembuatan irigasi, cetak sawah dan sebagainya yang tujuan akhirnya adalah mewujudkan masyarakat yang mandiri.Tidak terkecuali daerah Wilayah Timur seperti Maluku yang juga mendapat program tersebut. Program cetak sawah di Maluku, terutama di wilayah Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya sudah berlangsung sebanyak dua kali. Salah satunya adalah di pulau Buru yang telah menggarap lahan tidur menjadi lahan produktif untuk dapat ditanam oleh masyarakat setempat. Jenis tanaman yang ditaman adalah jenis padi. Dengan luas ratusan hektar yang tersebar di hampir seluruh kepulauan yang ada di Maluku, salah satunya adalah yang berada di Desa Savana Jaya yang beberapa hari lalu melaksanakan panen perdananya. Luas lahan yang dipanen di Desa tersebut sekitar lima Hektar dengan hasil satu Hektar sekitar satu ton gabah kering giling, kondisi alam yang kurang baik belakangan ini sangat berpengaruh dalam mendapatkan hasil panen tersebut, ditambah lagi dengan gangguan hama Fuso, Patah leher dan lain-lain. Dandim berharap kepada para petani harus tetap semangat dalam rangka melaksanakan peningkatan swasembada terutama bidang pertanian dalam meningkatkan produktifitasnya. “Program cetak sawah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah melalui TNI AD dalam rangka mewujudkan masyarakat yang mandiri dan di Desa Savana ini adalah yang pertama kalinya para petani panen, minimal kita tidak usah mendatangkan beras dari luar daerah lagi, kalau perlu kita yang mengirim beras ke daerah lain,” ungkap Dandim. Selain membuka lahan untuk pertanian dengan menggunakan peralatan berat yang dimiliki TNI, para anggota TNI terutama para Bintara Pembina Desa (Babinsa) juga memberikan pelatihan-pelatihan kepada para kelompok tani yang ada di daerahnya. Pada waktu yang hampir bersamaan di Desa Waelo BTN Lani juga melaksanakan panen perdananya dengan luas lahan yang dipanen sekitar 25 Hektar. Untuk keadala yang dihadapi di daerah tersebut hampir sama dengan Desa Savana Jaya yaitu kondisi cuaca dan gangguan hama.


Pembinaan Teritorial Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat.

Posted by: | Posted on: January 23, 2018

Program Pembinaan Teritorial (Binter) yang digalakkan oleh TNI Angkatan Darat sampai di Satuan terbawah adalah hal mutlak demi menjaga Kemanunggalan TNI-Rakyat, Hal ini ditunjukkan Jajaran Kodim 1506/Namlea yang dilaksanakan oleh para Babinsa di Ds.Binaan, Selasa (23/01). Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Raheriat Sertu Amiludin melaksanakan karya bakti dengan masyarakat membongkar Balai Pertemuan untuk di rehap, dalam waktu bersamaan Babinsa Wasbakat Sertu Rumodar melaksanakan Pembinaan kepada Siswa-siswi SD Wasbakat, Babinsa Batlale Serka Safeii bersama pemuda Batlale membantu pembuatan tenda dalam rangka sidang jemaat Gereja Batlale, Babinsa Selwadu Sertu Sudarmin Anis bersama masyarakat Dusun Walmatina membantu pembuatan jalan setapak, ‎Babinsa Wasbakat Sertu Rauf Rumodar mempelopori pelaksanaan Jumat bersih bersama masyarakat Desa Wasbakat denan melaksanakan pembersihan parit di dalam Desa, ‎Babinsa Desa Lena bersama warga Desa binaan membantu pelaksanaan pembuatan rangka penyangga untuk pengecoran Masjid Desa Lena, Serka Tualeka melaksanakan pelatihan PBB di SMK N Pasir Putih, Sertu Lawi La Apu melaksanakan bakti bersama masyarakat Desa Waimangit dalam rangka pembangunan kantor Desa. Seluruh rangkaian dilaksanakan dalam rangka membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya.


Kodim Namlea Hijaukan Gunung Botak

Posted by: | Posted on: January 20, 2018

Komando Distrik Militer (Kodim) 1506/Namlea sangat aktif dalam melaksanakan penghijauan yang melibatkan masyarakat dengan cara menanam bibit pohon di kawasan Dusun Wamsait seputaran Gunung Botak Kabupaten Buru, Sabtu (20/01).
Penanaman pohon tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian Kodim 1506/Namlea di bidang lingkungan hidup. Selama tahun 2017, Kodim Namlea telah banyak menanam pohon di sekitar Gunung Botak yang melibatkan masyarakat setempat. Kini diawal tahun 2018, Kodim Namlea yang dikomandoi langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1506/Namlea, Letkol Inf Sindhu Hanggara kembali menjadi pelopor dalam rangka menghijaukan gunung botak yang kondisinya sudah sangat mengenaskan.
Gunung botak merupakan suatu kawasan pertambangan emas yang telah ditutup sejak 17 Maret 2017 lalu oleh pemerintah karena sangat merusak lingkungan hidup berkat adanya kandungan mercury hasil pengolahan emas. Gunung botak yang sebelum adanya tambang tersebut sangat hijau, kini kondisinya sangat mengenaskan. “Dengan pertimbangan demi melestarikan lingkungan hidup dan kelangsungan anak cucu kitalah, Kodim Namlea terus menerus mengajak dan menghimbau kepada masyarakat sekitar gunung botak agar peduli terhadap kelangsungan lingkungan hidup,” ujar Letkol Inf Sindhu Hanggara.
Adapun jenis bibit pohon yang di tanam antara lain, pohon kayu manis 100 buah, pohon trembesi 100 buah serta pohon kayu besi 150 buah yang ditanam oleh anggota Kodim Namlea dan masyarakat yang sangat antusias dengan kegiatan penghijauan tersebut.


Kodim 1506/Namlea Bantu Masyarakat Rehab Tempat Ibadah

Posted by: | Posted on: January 3, 2018

Memasuki tahun baru 2018 Komando Distrik Militer (Kodim) 1506/Namlea, Kompi A, Batalyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaresi, Komando Rayon Militer (Koramil) Namlea, Kompi Korp Brigade Mobil (Brimob) dan masyarakat Pasar baru terlibat dalam Karya Bakti yang diprakarsai oleh Kodim 1506/Namlea di Komplek Pasar Baru, Kota Namlea Rabu (03/01).
Komando Distrik Militer (Kodim) 1506/Namlea sebagai Komando kewilayahan giat dalam melaksanakan kegiatan membantu kesulitan masyarakat di sekelilingnya, hal ini ditunjukkan dengan Karya Bhakti melaksanakan pengecoran Masjid Radatul Jannah yang melibatkan 190 Orang yang terdiri dari Makodim 1506/Namlea berjumlah 15 orang, Kompi A Yonif 731/Kabaresi 15 orang, Koramil Namlea 10 orang, Kompi Brimob 50 orang dan masyarakat Pasar Baru berjumlah 100 orang.
Warga sekitar sangat mengapresiasi apa yang anggota TNI dan Polri lakukan dalam membantu proses pengecoran tempat ibadah tersebut. Nirwan Umasugi salah satu warga Pasar Baru menuturkan bahwa apa yang dilakukan oleh anggota TNI dan Polri merupakan tindakan yang sangat mulia. “Katong warga Pasar Baru sangat berterimakasih kepada Bapak-Bapak TNI dan Brimob karena mau membantu ngecor Masjid ini, apa yang dong lakukan sangat mulia sekali, kami senang dan bangga”, tutur Umasugi.